Rabu, 05 Oktober 2022

ENKRIPSI

 

Apa Itu Enkripsi?

Enkripsi adalah metode yang digunakan untuk mengacak informasi penting menjadi kode rahasia.

Proses pengacakan ini menggunakan algoritma, sehingga informasi yang dikirimkan nantinya hanya akan bisa dibuka menggunakan password yang telah diatur.

Ketika informasi itu diakses secara paksa dengan diretas, para peretas hanya akan melihat kumpulan huruf dan simbol yang sudah teracak.

Enkripsi sendiri merupakan kata yang berasal dari bahasa Yunani “kryptos” yang berarti tersembunyi/rahasia.

Metode enkripsi menggunakan kunci kriptografi, yakni serangkaian karakter yang dipakai dalam algoritma dan berfungsi membuatnya terlihat acak.

Pesan yang belum dienkripsi disebut dengan plain text, sedangkan pesan yang sudah terenkripsi dikenal dengan ciphertext.

Meskipun pesan yang dienkripsi terlihat acak, pengacakannya pun berjalan dengan logis, dapat diprediksi, dan orang yang memiliki kode yang tepat dapat mengembalikannya menjadi plain text.

Enkripsi yang benar-benar aman adalah dengan menggunakan kode yang rumit sehingga pihak ketiga tidak dapat menebak kode tersebut.

Jika masih ada orang yang tidak menganggap enkripsi itu penting, coba bayangkan betapa bahayanya jika data pribadi dapat diakses oleh banyak orang dengan mudah.

Terlebih lagi sebuah perusahaan yang memiliki data karyawan berupa foto, nomor telepon, nomor pajak, dan lain-lain.

Maka dari itu untuk membatasi siapa saja yang diizinkan mengaksesnya, diperlukan enkripsi.

Lagipula, enkripsi juga sudah muncul sejak lama.

Para Yunani kuno menggunakan scytale untuk mengamankan pesan, kemudian pada PD II, Jerman menggunakan mesin Enigma.

Website pun sebenarnya juga menggunakan enkripsi untuk dapat mengamankan data pengguna dengan SSL.

Sehingga para pengunjung website yang mengirimkan informasi pribadi tidak perlu khawatir karena website sudah aman.

Sebaliknya, jika sebuah belum memiliki SSL akan membahayakan data pengguna yang dikirimkan.

Ketika sebuah website sudah memiliki SSL, nantinya alamat protokol akan berubah dari HTTP menjadi HTTPS

Namun, jika Anda menginginkan SSL murah berkualitas, Gudang SSL menyediakan lengkap untuk Anda.

Cara Kerja Enkripsi

Semua data yang dianggap penting dan belum dienkripsi disebut dengan plain text, kemudian ketika sudah dienkripsi maka disebut ciphertext.

Nah, untuk membaca data tersebut harus menggunakan akses kunci algoritma khusus yang unik.

Proses membaca data dengan kunci ‘khusus’ ini disebut dengan mendekripsi (decrypt).

Nah, cara kerja tersebut dikelompokkan dalam dua jenis enkripsi seperti di bawah ini:

Jenis Enkripsi

Enkripsi adalah metode keamanan yang sangat ideal untuk mengamankan data-data pribadi. Secara umum, ada dua jenis yaitu Simetris dan Asimetris, berikut penjelasannya:

1. Enkripsi Simetris



Untuk jenis simetris ini hanyalah menggunakan satu kunci saja (private key) untuk mengenkripsi dan mendekripsi pesan.

Dan kedua pihak yang berkomunikasi hanya menggunakan satu kunci/kode yang sama.

Misalnya X mengirimkan pesan kepada orang lain menggunakan private key (cipher text), maka orang yang dikirimi pesan akan dapat membaca pesan tersebut dengan mendekripsi pesan (ciphertext) menjadi plain text.

Dengan syarat orang yang dikirimi pesan harus memiliki salinan private key tersebut.

2. Enkripsi Asimetris

Sedangkan asimetris yaitu metode enkripsi menggunakan dua kunci yang berbeda.

Public key yang bisa dibagikan kepada banyak orang.

Misalnya X mengirimkan pesan kepada orang lain dan mengenkripsinya menggunakan public key, agar penerima bisa membacanya maka harus menggunakan private key.

Dalam kasus tadi, public key di sini berguna untuk mengenkripsi ke ciphertext, sedangkan private key berguna untuk mendekripsi kembali menjadi plain text.

Umumnya enkripsi jenis ini digunakan pada TLS/SSL website.

Selain itu, pada aplikasi chatting seperti WhatsApp juga menggunakan enkripsi yang bernama end-to-end.

End-to-end memungkinakan setiap pesan yang dikirimkan akan hanya bisa dibaca oleh penerima.

Setiap pesan juga memiliki kunci yang berbeda-beda ketika dikirimkan. Dan semua itu terjadi dan berjalan secara otomatis.

Bagi orang yang sering menggunakan media untuk bertukar informasi di internet sebaiknya memilih aplikasi yang benar-benar aman.

Mengingat serangan siber selalu menjadi ancaman yang semakin lama semakin berbahaya.

Fungsi Enkripsi

Semakin banyak orang yang menggunakan internet, semakin banyak pula data milik orang-orang yang mungkin dapat bisa terekspos secara bebas.

Lantas untuk mengatasi hal tersebut diperlukan enkripsi agar keamanan data terlindungi, tetapi apakah hanya itu fungsinya?

Berikut beberapa fungsi dan pentingnya enkripsi:

1. Menjaga Privasi Pengguna

Semua orang berhak atas privasinya, tak terlepas juga ketika saat terhubung di internet.

Namun, penjahat siber seringkali dapat menerobos keamanan dan privasi orang.

Maka dari itu, enkripsi diperlukan untuk mengatasi hal itu.

Data pribadi yang dimaksud seperti password, PIN, obrolan di aplikasi chatting, foto, video, dan hal privasi lainnya.

Selain itu, penyadapan juga termasuk menyalahi hak privasi orang lain.

Peran enkripsi tentu sangat penting dalam hal keamanan pengguna.

2. Digital Signature

Fungsi lain dari enkripsi adalah mengamankan digital signature pada suatu karya elektronik dan menandakan bahwa karya tersebut adalah asli.

Jika digital signature dapat diubah dengan bebas, maka akan sangat rawan untuk terjadi pembajakan karya.

Di dalam digital signature sendiri terdapat public dan private key yang dikeluarkan khusus oleh sebuah badan bernama CA (Certification Authority).

Isi daripada digital signature tidak akan bisa diubah oleh pihak ketiga kecuali oleh orang yang sudah terikat kontrak.

Kesimpulan

Enkripsi adalah hal yang sangat tepat untuk membantu mengamankan semua keamanan pengguna.

Walaupun mungkin masih ada penjahat siber yang dapat menerobosnya, setidaknya mereka butuh waktu untuk melakukannya.

Hal ini masih jauh lebih baik daripada tidak menggunakan enkripsi sama sekali.

Bayangkan Anda memiliki rumah yang dipenuhi barang-barang berharga, tetapi pintu tersebut jarang Anda kunci, hal itu akan memudahkan pencuri mengambil barang berharga Anda.

Itulah analogi sederhana ketika Anda tidak mengenkripsi data-data Anda.

Jika Anda belum mengenkripsi data-data Anda, segera amankan dan jangan sepelekan betapa bahayanya serangan siber di dunia internet.




Continue reading ENKRIPSI

Rabu, 21 September 2022

SCRUM MANAGEMENT

 

Apa Itu Scrum?

Scrum adalah sebuah metode, teknik, dan juga proses yang cukup kompleks dengan tujuan untuk bisa mengembangkan sebuah produk. Bisa dibilang scrum menjadi kunci bisa terciptanya sebuah produk penuh kreativitas, produktivitas, dan value yang tinggi. Wah, keren banget ya!

Selain itu, scrum adalah kerangka kerja yang bisa juga diaplikasikan ke perangkat lunak, perangkat keras, layanan-layanan, organisasi, dan hal-hal lain yang biasa kita temukan di keseharian.

Ternyata tidak sampai disitu, melalui scrum kita juga bisa tahu seberapa efektifnya hasil dari perkembangan produk itu sendiri dan juga manajemen produknya.

Dari sinilah Anda pun bisa menganalisis dan menjadi acuan pengambilan keputusan untuk peningkatan produk. Scrum juga membantu Anda untuk bisa mengorganisir sebuah tim dan tentunya di sini diperlukan komunikasi yang baik.

Pembagian Tim dalam Scrum

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Scrum adalah kerangka kerja yang di dalamnya tentu saja terdapat tim untuk bisa menyukseskan yang sudah direncanakan.

Biasanya Scrum ini terdiri dari 6 – 10 orang, yang terdiri dari Scrum Master, Development Team, Product Owner, dan Scrum Team.

Sebagai sebuah tim tentu saja bertugas untuk bisa mengelola pekerjaannya masing-masing. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan peluang yang ada. Biar tidak semakin bingung, yuk lihat peranan dari masing-masing tim pada Scrum.

Scrum Master

Tanggung jawab Scrum Master adalah memastikan semuanya berjalan sesuai prosedur yang ditetapkan di awal. Selain itu, tugas dari Scrum Master lainnya adalah memberikan arahan setiap harinya kepada tim dan tetap fokus pada pekerjaannya.

Scrum Master juga bertanggung jawab pada Product Owner untuk menemukan cara paling efektif. Bisa membantu menghasilkan produk dengan value yang tinggi juga menjadi tanggung jawab Scrum Master kepada Development Team.

Tidak itu saja, Scrum Master juga harus bisa meminimalisir atau bahkan menghilangkan kendala apa saja yang bisa ditemui oleh Development team.

Development Team

Di sinilah tempat semua ahli profesi berproses dan bekerja dalam mengembangkan sebuah produk. Jumlah ideal Development Team biasanya terdiri dari 4 – 8 orang, ini tergantung dari produk yang akan dikembangkan.

Development Team juga wajib bisa mengelola pekerjaannya masing-masing sesuai dengan target perkembangan nilai produk itu sendiri.

Product Owner

Product owner adalah dia yang bertanggung jawab untuk bisa memaksimalkan produk dari Development Team yang nantinya akan diproduksi dan dipasarkan. Product owner menjadi orang yang perannya dianggap paling penting karena bertanggung jawab juga menyampaikan tujuan dan nilai apa yang akan dibuat kepada Scrum Team.

Scrum Team

Terakhir ada peran Scrum Team yang tugasnya mengatur pekerjaan mereka sendiri dan bersifat fungsional. Scrum Team ini akan menganalisa, menguji, mengimplementasi, merancang, dan masih banyak yang lainnya.

Tahapan Metode Scrum

Pembahasannya semakin menarik dan mungkin Anda ingin mengenal Scrum lebih jauh lagi. Berikut ini adalah tahapan-tahapan penting pada metode scrum dalam pengembang sebuah produk. Nah, bisa dilihat pada poin-poin berikut ya!

  1. Product Owner membuat seluruh data permintaan terhadap produknya sekaligus skala prioritasnya
  2. Selanjutnya, Scrum Team akan memilih dari list-list prioritas yang ada dari Product Owner. Disinilah Scrum Team menganalisis serta membuat perencanaan alur kerja seperti apa yang paling efektif untuk menyelesaikan proyek pekerjaan ini.
  3. Lalu, Scrum Team akan mulai mengerjakannya sesuai dengan metode dan permintaan yang memang sudah disepakati bersama.
  4. Scrum Master yang nantinya akan memantau dan memastikan semua Scrum Team bekerja sesuai dengan rencana yang diawal sudah dibuat.
  5. Development Team yang sudah menyelesaikan pekerjaannya maka saat itu juga pekerjaan itu sudah siap untuk dikirim.
  6. Scrum Team akan melihat dan melakukan review produk tersebut.
  7. Jika sudah, maka proyek ini dianggap sudah selesai dan berhasil karena kualitas sudah sesuai dengan permintaan dan waktu yang disepakati.

Hal-Hal yang Membuat Scrum Diminati

Ternyata ada banyak poin yang membuat Scrum banyak diminati. Ketertarikan orang terhadap Scrum dikarenakan memiliki fungsi yang membawa banyak manfaat.

Nah, buat Anda yang penasaran berikut ini hal-hal yang membuat Scrum menarik.

  1. Berfokus pada tim namun tetap bisa bertanggung jawab dengan pekerjaannya masing-masing
  2. Scrum memiliki pendekatan yang to the point untuk pembagian sebuah tugas dan menanyakan sampai di mana progress pekerjaan tersebut.
  3. Scrum team adalah sebuah tim yang fungsional sehingga bisa berkerja sama dan solid sebagai satu kesatuan tim.
  4. Memiliki komunikasi yang baik dikarenakan komunikasi adalah poin penting agar semuanya bisa saling terintegrasi dengan baik.
  5. Ritme kerja yang pasti dan bisa menyelesaikan pekerjaan maksimal 30 hari.
  6. Scrum bisa membantu menyelesaikan pekerjaan dengan waktu yang sudah ditentukan. Hal ini dikarenakan tingkat efektivitas yang cukup baik dalam menyelesaikan pekerjaan.
  7. Menggunakan dan mengaplikasikan Scrum akan membuat anggota tim merasa diberikan kepercayaan sehingga masing-masing bekerja sesuai dengan tanggung jawabnya masing-masing. Hal inilah yang membuat pekerjaan menjadi lebih cepat selesai dengan kualitas yang juga bisa dipertanggungjawabkan.

Kegiatan yang Perlu Dilakukan Sebagai Bagian dari Scrum

Untuk terus bisa membuat dan mempertahankan pembuatan produk yang berkualitas, maka inilah kegiatan yang perlu dilakukan sebagai bagian dari Scrum. Yuk, simak 5 poin berikut

Melakukan Meeting Perencanaan

Meeting perencanaan ini adalah titik awal dari Scrum karena berkumpulnya seluruh tim Scrum. Nantinya momen ini akan menjadi tempat untuk saling bertukar ide dan pikiran dan mana yang harus masuk ke Sprint.

Membagi Pekerjaan

Pembagian tim dilakukan untuk membagi dan melengkapi pekerjaan kepada seluruh tim. Hal ini akan membuat proyek yang dikerjakan selalu berprogress.

Scrum Harian

Setiap harinya, tim Scrum harus bertemu maksimal selama 15 menit ( ini biasanya dilakukan di pagi hari). Hal-hal yang dibahas nantinya adalah mengenai apa yang sudah dikerjakan kemarin, list pekerjaan apa yang akan dikerjakan hari ini, dan apakah ada yang menjadi penghalang atau kendala dari masing-masing individu. Hal itulah yang nantinya akan ditanyakan dan juga dibahas demi mendapatkan kualitas tim yang baik.

Review Sprint

Tim juga kana mengadakan pertemuan review sprint dengan Product Owner dan juga orang lain yang tertarik untuk memperlihatkan sudah sejauh apa progress pekerjaan yang dikerjakan.

Bentuknya bukanlah seperti laporan, melainkan menampilkan demontrasi secara langsung. Di sini nantinya pemilik produk akan menilai apakah yang dibuat sudah sesuai dengan kriteria permintaan mereka atau tidak.

Pertemuan Restrospektif

Pertemuan ini terjadi setelah mengadakan pertemuan review sprint. Scrum tim akan mengadakan pertemuan untuk membicarakan hal-hal seperti:

  • Poin-poin apa saja yang berjalan dengan baik selama sprint
  • Poin-poin apa saja yang tidak berjalan dengan baik seperti yang sudah direncanakan dalam sprint
  • Solusi apa yang bisa diterapkan
  • Hal apa saja yang perlu dan tidak dilakukan agar bisa berjalan sesuai dengan rencana

Kesimpulan

Melihat dari pembahasan di atas mengenai apa itu Scrum, ternyata begitu banyak solusi efektif yang bisa diaplikasikan untuk mendukung berbagai proyek. Tidak heran, jika Scrum ini banyak diminati bagi banyak organisasi.

Ada banyak jenis struktur organisasi ini dapat berperan penting dalam perusahaan, karena jika tidak adanya jenis tersebut maka perusahaan Anda akan tidak terkontrol dengan baik.

Sayang sekali jika semua divisi atau karyawan mengerjakan pekerjaanya tidak terarah dengan baik, terlebih lagi persoaaln keuangan perusahaan. Salah satunya pembagian kerja di struktur organisasi fungsional dilakukan berdasarkan fungsinya masing-masing manajemen.

Continue reading SCRUM MANAGEMENT

Selasa, 20 September 2022

Tools for CyberSecurity Analyst

 

Hi, pada blog ini saya akan membahas tentang Tools untuk cyber security analyst, sebelum kepembahasan inti kita bahas dulu yuk apa sih Cyber Security Analyst itu?

Cyber Security Analyst adalah seseorang yang bertugas menganalisis keamanan serta potensi ancaman terhadap data dan informasi sensitif perusahaan.

Fungsi seorang cyber security analyst adalah mencegah terjadinya peretasan yang mengancam suatu perusahaan, nah agar tidak terjadi peretasan seorang CSA(Cyber Security Analyst) ini membutuhkan Tools untuk membantu pekerjaan nya.

Berikut  Tools yang digunakan CSA :

1. Wireshark

2. Python


Wireshark

Wireshark adalah tool yang di tujukan untuk penganalisisan paket data jaringan. Wireshark melakukan pengawasan paket secara waktu nyata (real time) dan kemudian menangkap data dan menampilkannya selengkap mungkin. Wireshark bisa digunakan secara gratis karena aplikasi ini berbasis sumber terbuka.

Wireshark menganalisis protokol jaringan dan keamanan jaringan. Alat keamanan siber ini menilai kerentanan dengan menyisir data lalu lintas jaringan. Wireshark dapat digunakan secara open-source, dan berguna untuk menangkap dan menyelidiki paket data. 

Manfaat tambahan dari Wireshark meliputi:

 

  • Pemecahan masalah jaringan: Wireshark menyelidiki masalah jaringan seperti kinerja yang tidak memadai, batas waktu, dan masalah protokol.
  • Multi-platform: Wireshark dapat digunakan di Windows, UNIX, Mac, Linux dan banyak lainnya.
  • Visualisasi: setelah menangkap dan memfilter paket data, Wireshark memungkinkan pengguna untuk memvisualisasikan percakapan dan aliran jaringan.
Continue reading Tools for CyberSecurity Analyst